Yang Lama Membelenggu, Yang Baru Membebaskan

yang lama membelenggu, yang baru membebaskan




Seperti sinar matahari pagi..
Cemerlang keemasan dan hangat..
Begitulah "perubahan" memeluk mereka yang teguh berdiri di pihaknya..

Seperti pucuk dedaunan..
Yang sedang tumbuh..
Hijau kemerahan..
Segar dipandang..
Mengisi hati dengan harapan..
Begitulah perubahan hadir..
Memberi kebebasan dan kemajuan..

Yang lama yang membelenggu..
Yang baru yang membebaskan..
Pasti benar pasti menang..
Betapapun sulit dan sengsara jalannya..

Selalu ada lembah subur..
Dibalik gunung menjulang dan gersang..
Selalu ada bunga karang dan ikan ikan berenang indah..
Dibalik ganas gelombang..
Meraih emas harus menyingkirkan bongkahan batu dan tanah..

Sebagian rahasia kesulitan dan kemenangan sudah di tangan, kawan..

Sisanya membutuhkan tetes keringat..
Bahkan darah dan jiwa..
Demi senyum anak anak
Yang harus merekah seperti bunga..
Demi martabat rakyat tidak berpunya..
Yang harus digdaya sebagai sang pengubah..
Demi umat manusia..
yang harus bebas berfikir dan tumbuh meraih kemuliaan..

Dijalanan kecil inilah kita harus berdiri..
Menjadi penyebar kebaikan..
Dengan kepala tegak dan tabah..
Seperti baja yang lentur..
Keras tapi juga lembut..
Tidak mudah patah..
Ditempa terik mentari..
Dibenamkan dalam angin dingin malam..
Oleh hujan oleh badai..

Oleh air mata..
Oleh marah..
Oleh canda..
Dalam "perubahan"
Menjadi manusia begitu mulia..
Menjadi pejuang menempu jalan derma..
Juataan jiwa para pejuang menyertai jalan..

Bila cemerlang keemasan dan kehangatan matahari pagi..
Belum cukup memahamkan kebenaran padamu..
Bila pucuk daun hijau kemerahan..
Belum melahirkan pikiran baru..
Maka siapkan nyalimu..
Wahai penghalang kebebasan..
wahai pembelenggu zaman baru..

Bersama pepohohonan kami tegak disini..
Kebenaran tak pernah tumpas oleh apapun..
Yang lama yang Membelenggu pasti tumbang..
Yang baru yang membebaskan pasti datang..



2018 - Pusat Kebudayaan Baru
Share:

Post a Comment